Pengertian Dan Proses Taaruf Online Disaat Pandemi Menyerang di Indonesia

Pernikahan Taaruf di Indonesia

Gara-gara viralnya akad nikah pasangan pesohor yang konon tidak pernah saling pacaran sebelumnya, banyak orang yang ingin tau dengan tata cara taaruf. Menurut kabar yang beredar, beberapa sejoli itu hanya melakukan taaruf secara daring, dilanjutkan lamaran, kemudian menikah.

Terlepas dari persoalan apakah mereka sudah melakukan cara taaruf yg benar, keduanya toh sudah meresmikan diri selaku pasangan suami istri sah. Nah, bekerjsama apa sih taaruf itu? Lalu, bagaimana cara taaruf dalam Islam?

Taaruf yaitu perkenalan antara laki-laki dan perempuan bagi tujuan menikah sesuai dengan cara-cara yg disunahkan. Proses perkenalan ini biasanya dilakukan dengan bertamu ke tempat tinggal pihak perempuan sekaligus mengenalkan kedua keluarga. Kata “taaruf” sendiri telah masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang yaitu serapan dari bahasa Arab, “lita’arafu” yang bermakna saling mengenal.

Cara Taaruf yg Benar

Bagi kamu yg penasaran dengan sistem taaruf hingga menikah, berikut ini adalah beberapa tahapan.

Pernikahan Taaruf di Indonesia

Sebelum saya membahas lebih lanjut mengenai tahap Taaruf, ada informasi penting juga nih. Bagi anda yang memang sudah menemukan pujaan hati, segeralah menikah. Lalu jika kamu sudah diberikan buah hati, kita bisa mencoba menyeleksi nama kepada buah hati yang mempunyai arti nama bayi yang indah dan baik.

Saling Membuat Proposal

Jangan bayangkan sistem taaruf itu hanya mengandalkan kesanggupan berbicara dan meyakinkan calon pasangan dan keluarga. Pasalnya, masing-masing kandidat pasangan wajib menciptakan ajuan bagi saling diajukan.

Namanya anjuran niscaya harus dibentuk secara tertulis serta visi dan misi calon pasangan di kurun mendatang sesudah menikah.

Tidak cukup hanya foto alasannya mesti dilengkapi dengan data diri dan keluarga, planning acara akad nikah, sasaran keturunan dan pendidikan anak, dan tentu saja tingkat pengetahuan soal agama Islam. Singkatnya, usulan ini tidak yang lain semacam CV (Curriculum Vitae) bagi keperluan mengenalkan diri ke kandidat pasangan.

Lalu, siapa yg bakal menyerahkan ajuan itu? Kan kandidat pasangan tidak boleh bertemu dahulu?

Nah, di sinilah ada peran seorang mediator atau pembina untuk mencarikan pasangan melalui anjuran yang telah dibentuk. Perantara itu juga milik peran sebagai pengirim proposal ke calon pasangan yang diharapkan.

Bertukar Proposal

Kalau sudah ada calon yang diharapkan, ajuan itu bisa diberikan kepadanya. Begitu juga sebaliknya, si pemberi juga mulai mendapatkan ajuan dari calon yg telah dikirimi. Saling bertukar proposal yaitu salah satu tahapan dari cara taaruf yang benar, dan sangat memilih langkah ke depannya.

Setelah masing-masing kandidat menerima dan mempelajari proposal yang diterimanya, pihak mediator mulai menanyakan apakah mereka telah menetapkan opsi. Kalau keduanya telah merasa mantap, saatnya mengendalikan rapat.

Proposal yang diterima masing-masing calon pasangan itu mulai dipelajari juga oleh pihak keluarga. Peran keluarga penting untuk menawarkan yang terbaik buat anaknya agar betul-betul bisa menentukan pasangan terbaik.

Pertemuan Calon Pasangan

Rendezvous | unsplash.com
Cara taaruf dalam Islam berikutnya ialah berjumpa dengan calon pasangan. Eits, tunggu lalu. Dilarang keras bertemu hanya berduaan. Kamu dan kandidat pasanganmu cuma boleh ketemu seandainya didampingi perantara.

Pertemuan itu bagi menanyakan kesiapan masing-masing kandidat. Jika keduanya sudah merasa cocok, proses selanjutnya bisa dilakukan. Oh ya, momen pertemuan dengan kandidat pasangan ini pun ada adabnya lho.

Masing-masing tidak boleh berlebihan dalam memandang calonnya. Spesifik untuk cowok, pandangan matanya tak boleh belingsatan memperhatikan kandidat pasangannya.

Lalu, di manakah rapat itu dikerjakan? Hal ini mampu dibahas dulu antara kedua calon pasangan melalui perantara. Lokasi itu semestinya jangan di salah satu rumah kandidat pasangan. Lebih baik di daerah yg netral dan tenteram buat keduanya. Tentu saja proses pembahasan kawasan itu mesti lewat pihak mediator.

Mempertemukan Keluarga dan Khitbah

Nah, saatnya pertemuan antara beberapa keluarga dan dilanjutkan dengan khitbah. Apa itu khitbah? Dalam rangkaian metode taaruf hingga menikah, khitbah merupakan proses peminangan alias lamaran.

Penting buat dimengerti bahwa jarak dari proses perkenalan pertama hingga merasa cocok dan lamaran tak boleh terlalu usang. Paling lama sekitar 3 minggu. Seperti yang kalian ketahui, taaruf bukanlah pacaran yang kalian ketahui kebanyakan.

Taaruf yaitu proses perkenalan antara dua kandidat buat lalu dilanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Kaprikornus, dalam rangkaian metode taaruf, khitbah sejatinya melibatkan keluarga dari beberapa kandidat pasangan. Pertemuan antara beberapa keluarga ini dapat sekaligus membicarakan planning program kesepakatan dan resepsi.

Akad Nikah

Kalau seluruhnya telah setuju, akan dari tanggal program dan tetek bengek yang lain, dua calon tinggal melanjutkan langkah akhir dari cara taaruf yang benar, merupakan menyelenggarakan ijab kabul.

Untuk acara pernikahan ini bisa diubahsuaikan janji kedua keluarga selama tidak melanggar syariat Islam.

Cara taaruf dalam Islam sebetulnya tidak ribet asalkan segala pihak yang menjalani paham dengan kaidah dan ketentuannya. Toh, tujuan khususnya yaitu demi kebaikan dari kedua calon pasangan.

Menikah yakni ibadah yang disunahkan dalam Islam, mau menerapkan praktik taaruf atau tidak, segala kembali pada dogma pihak yang menjalani. Nah, itulah rangkaian tata cara taaruf sampai menikah yg semoga bisa membantumu dalam kehidupan ini.

Sumber : taaruf

Author: admin